Piano adalah alat musik yang rumit dan halus, yang membutuhkan perawatan rutin agar tetap berfungsi dengan baik. Jika aturan ini dipatuhi, alat musik ini bisa bertahan puluhan tahun, bahkan berabad-abad. Jika kamu berencana membeli piano bekas, penting untuk tahu cara menilai kualitas dan kondisinya sebelum membeli. Berikut beberapa tips yang bisa membantumu.
Periksa kondisi mekanis dan keausan komponen dalam piano
Untuk menilai kondisi piano, mulailah dengan memeriksa pasak penyetem. Komponen ini harus sangat kokoh untuk menjaga kestabilan penyetelan. Keausan yang parah dapat merusak kualitas suara.
Selanjutnya, perhatikan mekaniknya, terutama hammer. Jika hammer terlalu aus, permukaannya menjadi rata sehingga sulit menghasilkan nada yang jernih dan tepat. Demikian pula, peredam yang rusak cenderung menimbulkan resonansi yang tidak diinginkan.
Senar tidak boleh berkarat atau rapuh. Memeriksa damper juga sangat penting. Damper berfungsi meredam suara senar saat tuts dilepas. Damper bisa aus seiring waktu sehingga menimbulkan dengung yang mengganggu. Sebaiknya pilih instrumen yang dirawat secara teratur, seperti piano bekas merek Steinway yang direnovasi oleh Baudry Pianos, agar terhindar dari masalah-masalah ini.
Jangan abaikan pentingnya pemeriksaan teliti pada semua komponen dalam instrumen. Komponen yang aus atau rusak tidak hanya menurunkan kualitas suara, tetapi juga dapat menambah biaya perbaikan.
Periksa kualitas suara dan penyetelan piano
Setelah memeriksa komponen mekanis dengan teliti, perhatianmu harus beralih ke penilaian kualitas suara dan penyetelan piano. Coba setiap tuts untuk mendeteksi ketidakteraturan pada responsnya atau suara yang dihasilkan. Sebuah nada harus berbunyi jelas tanpa getaran berlebihan atau bunyi yang mengganggu. Ini menandakan hammer dan senar dalam kondisi baik. Perbedaan volume atau kualitas pada melodi yang dimainkan sering kali menunjukkan adanya masalah.
Selain itu, piano yang terawat dengan baik seharusnya tetap terjaga penyetelannya bahkan setelah bertahun-tahun dipakai. Dengarkan oktaf dan harmoninya dengan saksama. Nada yang jelas-jelas sumbang menandakan instrumen itu perlu disetel oleh profesional. Hal ini bisa menimbulkan biaya tambahan.
Pertimbangkan bantuan teknisi piano untuk menilai instrumen. Keahliannya dapat mengungkap kerusakan yang tidak terlihat oleh pengamat awam. Profesional ini akan memeriksa piano secara menyeluruh dan memberikan perkiraan yang akurat tentang kondisinya serta perbaikan yang mungkin diperlukan.

Pemeriksaan instrumen terhadap kerusakan estetika atau struktural
Saat membeli piano bekas, sebaiknya kamu mengamati pernis, bodi, dan keyboard dengan perhatian khusus. Terkadang, retakan bisa menandakan masalah yang jauh lebih serius. Demikian pula, tuts yang rusak atau cacat pada lapisan lak sering kali menunjukkan kurangnya perawatan.
Kestabilan penyangga juga perlu diperiksa. Piano harus berdiri kokoh di atas kakinya. Ketidakstabilan dapat memengaruhi keselarasan seluruh instrumen sehingga mengubah ketepatan nada. Jika kamu merasakan goyangan, mungkin diperlukan perbaikan.
Jangan ragu bertanya tentang usia piano, riwayat pemilik sebelumnya, dan terutama tentang perawatan serta perbaikan yang pernah dilakukan. Tanyakan juga kepada penjual seberapa sering instrumen musik itu disetel dan diservis oleh profesional. Informasi ini akan memberimu gambaran yang lebih mendalam tentang kondisi umumnya dan biaya yang mungkin harus kamu keluarkan.






























