{"id":193856,"date":"2022-08-29T08:30:19","date_gmt":"2022-08-29T06:30:19","guid":{"rendered":"https:\/\/latouchemusicale.com\/?p=193856"},"modified":"2026-10-30T09:43:07","modified_gmt":"2026-10-30T08:43:07","slug":"piano-practice-tips","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/latouchemusicale.com\/id\/piano-practice-tips\/","title":{"rendered":"10 teknik latihan piano terbaik agar cepat berkembang"},"content":{"rendered":"\n<h2 class=\"wp-block-heading\">1 \u2013 Pertahankan jadwal mingguan<\/h2>\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"468\" src=\"https:\/\/latouchemusicale.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/schedule-piano.jpeg\" alt=\"jadwal latihan piano\" class=\"wp-image-34960\" srcset=\"https:\/\/latouchemusicale.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/schedule-piano.jpeg 700w, https:\/\/latouchemusicale.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/schedule-piano-300x201.jpeg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/figure>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seperti kegiatan lainnya, piano harus dilatih dengan tekun agar kamu berkembang. Menurutmu, apakah kamu bisa meningkatkan kemampuan olahraga kalau hanya berlatih satu sesi setiap dua bulan? Tentu tidak. Di piano pun sama saja.<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena itu, sejak awal tentukan berapa sesi yang akan kamu jalani setiap minggu. Kami sarankan mulai dengan 3 atau 4 sesi per minggu. Seperti pelajaran biasa di sekolah musik, belajar piano di rumah membutuhkan frekuensi tertentu agar hasilnya memuaskan. Kamu bisa memilih berlatih sepulang sekolah atau pada pukul 6 atau 7 malam. Misalnya, jadwal latihanmu dalam seminggu bisa dibagi seperti ini: Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu. Jadwal ini memberimu satu hari istirahat di antara setiap sesi sehingga kemampuan kognitifmu meningkat selama sesi latihan.<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terserah kamu mau mengatur diri seperti apa, sesuai motivasi dan waktumu. Yang penting, kamu konsisten dengan jadwal itu dalam jangka panjang. Kalau kamu bertahan selama beberapa bulan, kamu akan segera melihat bahwa usahamu membuahkan hasil.<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">2 \u2013 Singkirkan gangguan saat sesi latihan piano<\/h2>\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"465\" src=\"https:\/\/latouchemusicale.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/distractions-piano.jpeg\" alt=\"gangguan saat latihan piano\" class=\"wp-image-34956\" srcset=\"https:\/\/latouchemusicale.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/distractions-piano.jpeg 700w, https:\/\/latouchemusicale.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/distractions-piano-300x199.jpeg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/figure>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saat harus bekerja (kuliah, pekerjaan, olahraga), kita selalu tergoda mengalihkan perhatian dengan hal-hal yang lebih ringan dan menghibur. Berapa kali kamu membuka Facebook saat kuliah atau rapat kantor? Hampir semua orang punya kebiasaan ini. Saat belajar piano pun sama.<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Padahal, hal ini sangat memperlambat kemajuan kita. Karena itu penting untuk tidak mengerjakan terlalu banyak hal sekaligus. Sebelum memulai setiap sesi piano, aktifkan mode pesawat di ponselmu, tutup tab media sosial di komputer, dan pindah ke ruangan yang tenang di rumah, misalnya kamar tidur. Yang penting, kamu tetap fokus selama sesi latihan. Dengan begitu, kamu akan berkembang jauh lebih cepat.<\/p>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">3 \u2013 Tetapkan target yang spesifik untuk setiap sesi latihan<\/h2>\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"466\" src=\"https:\/\/latouchemusicale.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/objectives-piano-sessions.jpeg\" alt=\"target sesi latihan piano\" class=\"wp-image-34952\" srcset=\"https:\/\/latouchemusicale.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/objectives-piano-sessions.jpeg 700w, https:\/\/latouchemusicale.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/objectives-piano-sessions-300x200.jpeg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/figure>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saat memulai sesi, penting untuk menetapkan target yang harus tercapai di akhir sesi. Cara ini menantang dirimu sendiri sehingga kamu berkembang sangat cepat. Begitu target tercapai, kamu akan merasa puas, dan itu memotivasimu untuk terus berusaha.<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Misalnya, kalau kamu pemula dan sedang belajar lagu piano yang mudah, kamu bisa menargetkan untuk mempelajari 10 detik berikutnya dari lagu itu. Kalau kamu sedang berlatih <span style=\"text-decoration: underline;\">chord piano<\/span>, kamu bisa menargetkan untuk memainkan 4 chord mayor dengan lancar di akhir sesi.<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hati-hati, cara ini hanya berhasil kalau target yang kamu tetapkan selama sesi bisa dicapai. Jangan menargetkan bisa memainkan satu lagu utuh berdurasi 3 menit hanya dalam sesi 30 menit. Itu tidak mungkin dan justru akan membuatmu patah semangat. Kamu perlu melangkah selangkah demi selangkah. Dengan cara ini, kamu akan berkembang sangat cepat dan benar-benar menikmati sesi pianomu.<\/p>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">4 \u2013 Pilih sesi yang singkat tetapi sering (20 \u2013 30 menit)<\/h2>\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"466\" src=\"https:\/\/latouchemusicale.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/short-sessions.jpeg\" alt=\"sesi latihan singkat\" class=\"wp-image-34948\" srcset=\"https:\/\/latouchemusicale.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/short-sessions.jpeg 700w, https:\/\/latouchemusicale.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/short-sessions-300x200.jpeg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/figure>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sesi singkat 20 sampai 30 menit selalu lebih baik daripada sesi panjang berjam-jam. Penelitian ilmiah membuktikan bahwa kemampuan kognitif otak mulai menurun setelah 20 sampai 30 menit bekerja keras secara intelektual. Kamu mulai mudah terdistraksi dan lebih sulit mengingat apa yang sedang kamu pelajari.<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mari terapkan pengetahuan ilmiah ini dalam cara kita berlatih piano. Pilih sesi 20 sampai 30 menit beberapa kali seminggu (antara 3 dan 4 kali), bukan sesi panjang sebulan sekali. Metode latihan ini jauh lebih efisien. Berkat metode ini, kamu bisa berkembang dengan sangat cepat.<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saat belajar piano, kamu harus efisien dan tekun selama sesi latihan. Ini kerja jangka panjang yang memberi hasil luar biasa setelah beberapa bulan. Selain itu, banyaknya sesi kecil yang menumpuk selama beberapa bulan membantumu menyerap informasi dengan lebih baik dalam jangka panjang. Dengan teknik ini, kamu akan tetap ingat apa yang kamu pelajari beberapa bulan lalu pada sesi piano pertamamu.<\/p>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">5 \u2013 Selalu mulai dengan pemanasan<\/h2>\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"466\" src=\"https:\/\/latouchemusicale.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/warm-up-piano.jpeg\" alt=\"pemanasan piano\" class=\"wp-image-34944\" srcset=\"https:\/\/latouchemusicale.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/warm-up-piano.jpeg 700w, https:\/\/latouchemusicale.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/warm-up-piano-300x200.jpeg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/figure>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setiap kegiatan diawali dengan pemanasan. Bisakah kamu membayangkan memulai sesi olahraga tanpa pemanasan? Tidak, karena otot harus hangat sebelum sesi dimulai. Piano pun tidak berbeda. Piano juga kegiatan fisik, terutama karena gerakan jari dan tangan yang berulang, yang bisa menimbulkan nyeri otot. Pemanasan membuat otot dan tendonmu berlatih secara perlahan sehingga mengurangi rasa sakit saat bermain. Dengan begitu, kamu bisa lebih fokus pada targetmu selama sesi latihan piano.<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/latouchemusicale.com\/id\/latihan-piano-pemula\/\"><span style=\"text-decoration: underline;\">Latihan piano<\/span><\/a> yang paling sering dipakai di awal sesi untuk memanaskan jari adalah tangga nada. Tetapi kamu boleh memilih latihanmu sendiri. Ada banyak sekali di internet, dan kamu bisa memilih yang paling cocok untukmu di antara ribuan pilihan. Kamu bisa membaca artikel kami tentang <a href=\"https:\/\/latouchemusicale.com\/id\/jari-piano\/\"><span style=\"text-decoration: underline;\">penjarian piano<\/span><\/a> untuk mengetahui lebih lanjut.<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah pemanasan selesai (5 \u2013 10 menit seharusnya cukup), kamu bisa memulai sesi dan mencapai targetmu.<\/p>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">6 \u2013 Jangan melewati tahapan<\/h2>\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"466\" src=\"https:\/\/latouchemusicale.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/skip-steps-piano.jpeg\" alt=\"melewati tahapan dalam belajar piano\" class=\"wp-image-34940\" srcset=\"https:\/\/latouchemusicale.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/skip-steps-piano.jpeg 700w, https:\/\/latouchemusicale.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/skip-steps-piano-300x200.jpeg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/figure>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kesalahan paling umum saat mulai bermain piano adalah ingin melewati tahapan. Memang, yang membuat kita ingin bermain piano sering kali seorang teman yang bermain dengan luar biasa, penampilan seorang pianis yang kita lihat di internet atau di konser, lagu-lagu yang sering kita dengar dan sudah lama ingin kita mainkan, \u2026 Ada banyak alasan mengapa kita memulai petualangan yang indah ini.<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penting untuk menyadari tingkat kemampuanmu saat mulai bermain piano. Jadi kamu harus melangkah bertahap, dengan menetapkan target yang semakin sulit dicapai. Mulailah dengan latihan <a href=\"https:\/\/latouchemusicale.com\/id\/dasar-piano\/\"><span style=\"text-decoration: underline;\">dasar piano<\/span><\/a> yang akan dilakukan pemula mana pun. Begitu kamu merasa nyaman dengan latihan ini, naikkan tingkat kesulitannya.<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jangan memilih lagu yang sangat sulit yang sudah lama kamu sukai. Sebaiknya mulai dengan lagu-lagu yang sangat sederhana (meskipun menurutmu kurang keren). Anggap lagu-lagu sederhana itu sebagai latihan sebelum beralih ke lagu yang lebih sulit.<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terburu-buru melewati tahapan bisa membuat kehilangan motivasi. Kamu akan sadar bahwa itu sangat sulit, lalu mengira dirimu payah dan tidak akan pernah mencapai levelnya. Padahal sama sekali bukan begitu. Belajar piano adalah soal metode, kerja keras, dan progres. Tetapkan target sesuai tingkat kemampuanmu, dan kamu akan berkembang lebih cepat dari yang kamu kira.<\/p>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">7 \u2013 Variasikan jenis sesi latihan<\/h2>\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"466\" src=\"https:\/\/latouchemusicale.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/mix-work-sessions-piano.jpeg\" alt=\"variasi sesi latihan piano\" class=\"wp-image-34936\" srcset=\"https:\/\/latouchemusicale.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/mix-work-sessions-piano.jpeg 700w, https:\/\/latouchemusicale.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/mix-work-sessions-piano-300x200.jpeg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/figure>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keragaman adalah bagian penting dalam semua proses belajar. Siapa yang suka mengikuti pelajaran membosankan yang selalu disusun dengan cara yang sama? Hal itu menimbulkan kelelahan karena tidak ada variasi. Jadi, terus masukkan latihan baru, tantangan baru, pemanasan baru, lagu baru, teknik baru, \u2026 ke dalam latihan pianomu.<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kalau kamu merasa sudah lama mentok di satu latihan, jangan dipaksakan. Pada sesi berikutnya, pilih latihan lain untuk memvariasikan dan mencampur berbagai jenis pedagogi. Kalau kamu tersangkut pada satu hal selama berminggu-minggu, kamu bisa kehilangan motivasi.<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pikirkan juga untuk menyisipkan latihan atau metode yang lebih menyenangkan ke dalam latihan pianomu. Dengan bergantian antara teknik latihan murni dan kegiatan seru, kamu akan jauh lebih mampu belajar secara efektif. Banyak penelitian ilmiah juga menunjukkan bahwa metode \u201cgamifikasi\u201d dalam belajar sangat memengaruhi kemajuan murid. Ada banyak latihan seru di internet yang bisa kamu ambil untuk memperkuat latihan pianomu.<\/p>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">8 \u2013 Dapatkan masukan tentang permainanmu<\/h2>\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"466\" src=\"https:\/\/latouchemusicale.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/feedbacks-piano.jpeg\" alt=\"masukan tentang permainan piano\" class=\"wp-image-34932\" srcset=\"https:\/\/latouchemusicale.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/feedbacks-piano.jpeg 700w, https:\/\/latouchemusicale.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/feedbacks-piano-300x200.jpeg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/figure>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saat belajar piano sendiri, selalu sulit mendapatkan masukan yang mendorongmu membenahi kesulitanmu (kelancaran gerakan, <a href=\"https:\/\/latouchemusicale.com\/id\/reading-piano-sheet-music\/\">membaca not balok piano<\/a>, posisi di keyboard, menghafal <a href=\"https:\/\/latouchemusicale.com\/id\/tuts-piano\/\"><span style=\"text-decoration: underline;\">not piano<\/span><\/a>, penggunaan <a href=\"https:\/\/latouchemusicale.com\/en\/piano-pedals\/\"><span style=\"text-decoration: underline;\">pedal piano<\/span><\/a>, \u2026). Bagi pemula, hal ini bisa mengurangi motivasi karena mereka merindukan kehadiran orang berpengalaman, seperti guru piano.<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mengumpulkan masukan selama sesi latihan sangat penting untuk membangun kebiasaan baik dan berkembang dalam kondisi terbaik. Meskipun guru adalah cara terbaik mendapatkan masukan, itu bukan satu-satunya. Ada solusi lain yang bisa membantumu. Banyak aplikasi di internet yang memungkinkan kamu bermain piano sambil mendengarkan permainanmu. Cukup sambungkan pianomu ke aplikasi agar bisa memberi masukan secara langsung. Ini bisa menjadi solusi yang sangat menarik dan murah, tidak seperti guru piano.<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kalau tidak tertarik dengan salah satu solusi itu, kamu bisa membuat metode masukanmu sendiri. Ambil selembar kertas, tulis semua hal yang penting bagimu dalam latihan piano (kamu bisa mencari dasar-dasar terpenting di internet), lalu amati dirimu sendiri. Lihat posisi jarimu, taruh cermin di sampingmu, rekam video dirimu, minta orang terdekat menonton permainanmu, \u2026 Ada banyak cara untuk mendapatkan masukan sendiri.<\/p>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">9 \u2013 Beri motivasi pada dirimu sendiri<\/h2>\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"466\" src=\"https:\/\/latouchemusicale.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/motivate-yourself-piano.jpeg\" alt=\"memotivasi diri dalam belajar piano\" class=\"wp-image-34928\" srcset=\"https:\/\/latouchemusicale.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/motivate-yourself-piano.jpeg 700w, https:\/\/latouchemusicale.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/motivate-yourself-piano-300x200.jpeg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/figure>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ingatkah kamu pada teman, pianis, atau lagu yang membuatmu ingin mulai bermain piano? Penting untuk selalu mengingat motivasi itu!<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Memang, meskipun hal itu seharusnya bukan prioritasmu di awal, karena kamu harus melangkah selangkah demi selangkah mulai dari latihan paling sederhana, hal itu harus menjadi tujuan akhirmu. Kamu bisa mencapainya dalam beberapa bulan atau beberapa tahun. Itulah yang memotivasimu saat memulai dan akan terus memotivasimu di setiap sesi latihan pianomu.<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Agar motivasi itu selalu ada, sering-seringlah menonton video pianis di internet, tonton orang memainkan lagu yang kamu sukai, dan dengarkan lagu favoritmu berulang-ulang. Kamu harus bisa bermimpi memiliki tingkat kemampuan itu atau bisa memainkan lagu itu. Saat berlatih piano, bermimpi itu penting dan memberimu tujuan yang akan membuatmu terus maju apa pun yang terjadi.<\/p>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">10 \u2013 Beri dirimu hadiah<\/h2>\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"524\" src=\"https:\/\/latouchemusicale.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/reward-yourself-piano-practice.jpeg\" alt=\"memberi hadiah pada diri setelah latihan piano\" class=\"wp-image-34924\" srcset=\"https:\/\/latouchemusicale.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/reward-yourself-piano-practice.jpeg 700w, https:\/\/latouchemusicale.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/reward-yourself-piano-practice-300x225.jpeg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/figure>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kalau bekerja itu penting, bersantai dan menikmati hidup setidaknya sama pentingnya. Beri dirimu hadiah saat berhasil melakukan sesuatu yang sulit. Untuk setiap target yang tercapai, carilah cara untuk memberi dirimu hadiah. Sesuatu yang menenangkan atau menyenangkanmu.<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tanpa sadar, otakmu akan terbiasa dengan perasaan menyenangkan ketika kesulitan sudah teratasi dan target tercapai. Hal ini akan membuat sesi latihan pianomu jauh lebih efektif.<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penting bagi pikiran dan semangatmu untuk merasa puas dan bangga atas apa yang sudah kamu capai. Pola pikir positif inilah yang akan membuatmu terus berusaha dan berkembang lebih cepat lagi.<\/p>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><a href=\"https:\/\/latouchemusicale.com\/id\/?utm_source=chapter-11-piano-practice&amp;utm_medium=chapter&amp;utm_campaign=clic-chapter-11-piano-practice\"><\/a><\/h2>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sulit berkembang dengan cepat saat belajar piano? Ini 10 teknik latihan piano terbaik yang membantumu berkembang lebih cepat.<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":193858,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_seopress_titles_title":"%%post_title%% %%sep%% %%sitetitle%%","_seopress_titles_desc":"Sulit berkembang dengan cepat saat belajar piano? Ini 10 teknik latihan piano terbaik yang membantumu berkembang lebih cepat.","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"566","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"both","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":301,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":""},"categories":[566],"tags":[571],"class_list":["post-193856","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-mulai-belajar-piano","tag-artikel-standar"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/latouchemusicale.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/193856","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/latouchemusicale.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/latouchemusicale.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/latouchemusicale.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/latouchemusicale.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=193856"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/latouchemusicale.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/193856\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":193859,"href":"https:\/\/latouchemusicale.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/193856\/revisions\/193859"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/latouchemusicale.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/193858"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/latouchemusicale.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=193856"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/latouchemusicale.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=193856"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/latouchemusicale.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=193856"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}